Didirikan pada tanggal 3 Desember 2003. Data ini diperoleh dari surat perjanjian bersama antara Uskup Keuskupan Jayapura, Mgr Leo Laba Ladjar, OFM, Bapak Andreas Salombe dan Pastor Nico Syukur Dister, OFM. Bila terhitung sejak 3 Desember hingga tahun 2023 maka sudah 20 tahun lebih Panti ini hadir di sentani Tanah Papua.
Panti Asuhan Polomo dikhususkan untuk anak laki-laki, mulai dari usia SMP hingga SMA, rata-rata anak-anak berasal dari daerah pegunungan, bahkan ada dari negara tetangga PNG. Juga anak-anak pria yang sudah menamatkan SD dari Panti Asuhan Putri Kerahiman Hawai, akan tinggal di Panti Asuhan Polomo.
Panti Asuhan Polomo merupakan kerja sama antara Provinsial Fransiskan Duta Damai Papua (OFM) dengan Yayasan Putri Kerahiman Papua (YAPUKEPA). Pihak OFM memberikan tenaga pembina yaitu Pastor, Frater, Bruder atau Diakon sedangkan YAPUKEPA memnyediakan fasilitas, dan biaya hidup.
Operasional Panti Asuhan Polomo hanya tergantung dari para penyumbang yang berkunjung, sehingga panti asuhan ini sering mengalami kendala perbaikan gizi, uang sekolah dan fasilitas tempat tinggal.